Permainan ini tidak dimainkan secara individu, tetapi dengan dua
grup. Terdiri dari kelompok penyerang dan kelompok bertahan. Setiap
kelompok memiliki para pemain tidak kurang dari empat orang dan biasanya
terdiri dari sepuluh pemain saja.
Salah seorang dari anggota grup itu akan ditunjuk sebagai ketua dan
lainnya adalah sebagai anggota. Tugas ketua kelompok adalah sebagai
mengawasi setiap penyerang yang masuk dan keluar dari lapangan, yaitu
disepanjang garis awal, garis tengah dan garis disekeliling lapangan.
Sedangkan anggota hanya menjaga garis melintang di dalam lapangan.
Sebelum permainan dimulai dinilai dilakukan undian dengan koin oleh
kedua ketua tim. Siapa yang menang akan menjadi tim penyerang. Penetapan
penghitungan bertukar giliran akan ditentukan terlebih dahulu, apakah
hanya dengan sentuhan ke badan para pemain atau dengan menangkap para
pemain.
Lapangan permainan
Galah Panjang
Kawasan permainan yang
cukup luas diperlukan, baik di atas tanah, kawasan bersimin dan di atas
padang. Tidak ada ukuran khas penetapan yang harus diikuti, tetapi
diperkirakan antara enam hingga delapan meter lebar dan jarak untuk
setiap garis lintang lapangan antara tiga hingga empat meter. Jumlah
garis lintang bagi anggota tidak terbatas atau menurut jumlah pemain
bagi setiap tim.
Sebagai penanda garis, akan digunakan tepung atau tali jika dimainkan
di atas padang. Cat juga dapat digunakan jika lapangan Semen. Tetapi
kebanyakan anak-anak akan mebuat garis tersebut di atas tanah.
Cara Bermain
Beberapa saat sebelum permainan dimulai, ketua tim penyerang akan
menepuk tangan ketua tim bertahan di kotak kepala lapangan. Ini
menandakan permainan sudah dimulai dan anggota boleh menyerang, baik
secara individu atau beramai-ramai.
Setiap pemain harus melewati semua garis hingga garis belakang sekali
dan kembali sampai ke garis depan tanpa dapat disentuh oleh pasukan
bertahan. Jika salah seorang dapat disentuh oleh pasukan bertahan maka
tim itu dikira mati. Perubahan posisi akan dilakukan yaitu tim yang
bertahan akan jadi pasukan penyerang dan sebaliknya.
Peraturan permainan
Semua pemain tim penyerang akan dikira mati jika salah seorang dari
mereka disentuh oleh para pemain tim bertahan.
Pemain tim penyerang tidak boleh mundur kebelakang setelah melewati
garis lapangan, ia dikira mati yang akan menyebabkan perubahan posisi di
tim.
Pasukan penyerang dikira mati jika terdapat pemainnya keluar dari
garis lapangan.
Pasukan penyerang dikira menang jika salah seorang dari pemainnya
dapat melewati semua garis hingga kembali ke baris permulaan. Satu poin
diberikan kepada tim ini dan Permainan akan dijalankan kembali.
Mana-mana pasukan yang dapat mengumpulkan poin tertinggi akan
dihitung memenangkan Pertandingan tersebut.
KONSEP MATEMATIKA
Dari konteks permainan galah panjang ini dapat digunakan untuk mempelajari beberapa materi matematika mulai dari peluang untuk siswa kelas 3 SMP. Biasanya pengetosan dilakukan dengan menggunakan koin. Kemudian materi bangunan datar seperti persegi panjang dan persegi untuk siswa-siswa mulai dari Sekolah Dasar. Mereka bisa menghitung keliling,luas dan panjang semua tali yang dibutuhkan untuk membuat lapangan tersebut. Dari gambar siswa juga bisa mempelajari perkalian yaitu banyaknya persegi yang terbentuk dari sebuah persegi panjang. Dan banyak hal lain yang masih bisa dipelajari dari permainan tradisional galah panjang ini. Selain mempelajari matematika siswa juga akan mengenal kebudayaannya sendiri yaitu khasanah budaya melayu.
Dari konteks permainan galah panjang ini dapat digunakan untuk mempelajari beberapa materi matematika mulai dari peluang untuk siswa kelas 3 SMP. Biasanya pengetosan dilakukan dengan menggunakan koin. Kemudian materi bangunan datar seperti persegi panjang dan persegi untuk siswa-siswa mulai dari Sekolah Dasar. Mereka bisa menghitung keliling,luas dan panjang semua tali yang dibutuhkan untuk membuat lapangan tersebut. Dari gambar siswa juga bisa mempelajari perkalian yaitu banyaknya persegi yang terbentuk dari sebuah persegi panjang. Dan banyak hal lain yang masih bisa dipelajari dari permainan tradisional galah panjang ini. Selain mempelajari matematika siswa juga akan mengenal kebudayaannya sendiri yaitu khasanah budaya melayu.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar